Menyatukan Big Data dan Artificial Intelligence: Sinergi Dalam Inovasi Teknologi

Share

Friday, 29 July 2022

Perkembangan teknologi semakin dekat dengan masyarakat karena terbukanya informasi serta minat penggunaan gadget yang tinggi. Terlihat dari bagaimana Big Data dan AI (Artificial Intelligence) semakin dipandang sebagai bagian penting untuk diterapkan, bahkan dalam skala dunia. Permasalahan yang sering terjadi terkait dengan Big Data adalah data yang terlalu banyak. Analisis VisualCue menunjukkan bahwa data yang tersimpan meningkat menjadi 44 ZB pada akhir 2020 dan diprediksi ada sebanyak 2,5 Triliun Byte data yang dihasilkan oleh orang-orang di seluruh dunia, menurut IBM. Dibutuhkan terlalu banyak personel apabila manuasia harus mengalisis data yang dihasilkan oleh perusahaan, individu ataupun mesin.

Maka dari itu Big Data memiliki peran yang sangat penting dengan mengelola sejumlah besar data menggunakan algoritma perangkat lunak AI. Kedua teknologi Big Data dan AI telah membentuk pasangan yang mengesankan untuk menyediakan proses komputasi sehingga dapat memanfaatkan proses pengulangan data secara terus menerus dengan intervensi penggunaan sumber daya manusia secukupnya.

Berikut manfaat menyatukan Big Data dan AI pada perusahaan Anda:
1. Meningkatkan produktivitas dan efesiensi
2. Mengantisipasi serta memanfaatkan tren industri dan pasar yang sedang berkembang
3. Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan pengambilan keputusan
4. Menganalis perilaku konsumen dan mengotomatisasi segmentasi pelanggan
5. Meningkatkan loyalitas konsumen dan reputasi melalui Digital Marketing

Analisis Big Data memanfaatkan AI untuk analisis data yang lebih baik. AI juga membutuhkan data dalam skala besar untuk mempelajari dan meningkatkan proses pengambilan keputusan. Penerapan teknologi Big Data dan AI juga banyak dilakukan pada berbagai industri secara efektif pada sektor yang tidak ada anomali substansial yang mendeteksi teknologi ini, beberapa sektor tersebut diantaranya adalah E-Commerce, Industri Pemasaran, Industri Otomitif, Smart Gadget, Industri Manufaktur dan Sektor Kesehatan.